Bagikan Berita

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Toasin (kedua kiri) membuka workshop dan seminar internasional UPT Bahasa Polnep, kemarin.
Toasin (kedua kiri) membuka workshop dan seminar internasional UPT Bahasa Polnep, kemarin.

ARIWARA; Pontianak – UPT Bahasa Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) menggelar workshop dan seminar internasional di Ruang Azalea, Hotel Orchardz, Jl Perdana Pontianak, 21-22 Oktober 2015. Kegiatan dua hari tersebut mengusung tema ‘ways to improve scientific/research paper writing for non-native users of English: when English writing matters’.

Assisten Profesor National Institute of Education (Nanyang Technological University), Singapura, Nguyen Thi Thuy Minh Phd, hadir sebagai keynote speaker kegiatan tersebut. 90% peserta merupakan dosen Polnep (8 orang tiap jurusan), 10% kolega Polnep.

Usai membuka kegiatan didampingi Pudir I Arianto SE MM; Direktur Polnep, Ir HM Toasin Asha MSi menyampaikan, pihaknya berusaha meningkatkan kompetensi para dosen, salah satunya dalam kemampuan menulis hasil penelitian untuk dipublikasikan pada jurnal internasional. “Karena itu, kami undang langsung pelakunya, Ass. Prof. Nguyen Thi Thuy Minh. Beliau sudah banyak pengalaman menulis dan mempublikasikan jurnal internasional,” ujarnya.

Menurutnya, rata-rata perguruan tinggi maju menuntut para dosennya, jika tidak menulis dan mempublikasikan hasil penelitian mereka dalam dua tahun, bisa dibekukan. “Polnep masih jauh dari kebijakan seperti itu. Terpenting sekarang, kami mendorong para dosen segera mungkin mempublikasikan hasil penelitiannya pada jurnal bertaraf internasional,” katanya.

Ia mengakui, mempublikasikan hasil penelitian dalam jurnal bertaraf internasional yang diakui bukan perkara mudah. Daftar antrian yang panjang, biasanya membuat hasil penelitian perlu waktu beberapa bulan bahkan sampai satu tahun terpublikasi pada jurnal internasional yang diakui akreditasinya.

“Kegiatan ini langkah awal, berikan pemahaman dosen Polnep tenang metode, teknik, cara, dan sistem penulisan hasil penelitian dalam bahasa Inggris,” ujarnya. Ia pun meminta, dalam kegiatan tersebut, dosen yang sudah memiliki hasil penelitian bisa langsung di-review. “Langsung review tulisannya, harus seperti apa agar bisa dipublikasikan dengan baik,” tambahnya.

Dr Ardi Marwan MPd, Kepala UPT Bahasa Polnep menyampaikan, workshop dan seminar ditujukan untuk mendukung visi misi Polnep menjadi perguruan tinggi terbaik di tingkat nasional dan internasional. “Kami coba realisasikan visi misi tersebut. Kami undang langsung profesor dari Nanyang Technological University,” ujarnya. Sesuai QS World Rangking 2015/16, NTU berada pada peringkat ke-13 universitas terbaik dunia.

“Kami beruntung bisa datangkan Prof Nguyen. Beliau sudah banyak publikasikan hasil penelitian di jurnal internasional. Setidaknya ada 30 artikel beliau diterbitkan di jurnal berstandar internasional,” katanya.

Selain pengetahuan, para dosen yang mengikuti kegiatan tersebut diharapkan mampu mempublikasikan hasil penelitiannya pada jurnal internasional. “Memang sudah ada yang publikasikan, tapi baru segelintir, hanya 2-3 dosen saja. Itupun kuantitasnya masih sedikit. Kami harap makin banyak yang publikasikan hasil penelitiannya, sehingga Polnep bisa jadi perguruan terbaik,” pungkasnya. (d1)

Sumber: Harian Pontianak Post

Berita Populer

Kalbar Terkini