Bagikan Berita

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ARIWARA; Sanggau – Tim Prodi D3 Teknologi Mesin, Jurusan Teknik Mesin, Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Polnep di Kabupaten Sanggau menggelar pengabdian pada masyarakat (PPM) pada 16-17 Oktober 2021. PPM mengusung judul ‘peningkatan produksi dan kualitas kemasan produk olahan UMKM ACI (Aku Cinta Ikan), Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau’.

Tim diketuai Ady Setiawan, ST., MT; dengan anggota Dina Martina, S.Pd., M.Pd, U; Endang Kusumajaya, S.Pd., M.Edu; Eko Widagdo, ST., MT; Eligius Ilhamdi, ST., MT; Edi Karyadi, ST., M.Eng.; dan Masy’ari, ST., M.Eng.

Ady menyampaikan, Sanggau memiliki nilai strategis dari sisi geografisnya. “Sanggau bisa menjadi pusat perekonomian, industri, dan perdagangan. Sanggau pun masih menyimpan potensi lain, seperti pertanian dan perkebunan, perikanan, budaya, serta pariwisata. Bahkan, pembangunan perikanan Sanggau diarahkan pada usaha perluasan budidaya ikan kolam, pagong, dan keramba. Ini guna memenuhi kebutuhan gizi dan peningkatan pendapatan masyarakat,” jelasnya.

UMKM ACI Desa Pedalaman menjadi salah satu kelompok UMKM di Sanggau yang masih bisa bertahan dalam situasi pandemi Covid-19. Kelompok ini memproduksi olahan ikan menjadi ikan krispi dan nugget ikan dengan berbagai variasi rasa. Namun, UMKM ACI masih menghadapi masalah pada proses produksi dan pengemasan hasil produk. Proses goreng ikan krispi masih manual, sehingga dibutuhkan alat yang mampu meningkatkan produksi dan mengontrol tingkat kematangan hasil gorengan. Proses pengemasan pun masih manual dan label kemasang kurang menarik.

“Kami dari Polnep melalui PSDKU di Sanggau, Jurusan Teknik Mesin, berupaya memberikan solusi melalui teknologi tepat guna untuk membantu meningkatkan hasil produ olahan dan desain label. Ini salah satu andil kami di PSDKU, yang merupakan hasil kerja sama Polnep dan Pemkab Sanggau dalam bidang pengembangan sumberdaya manusia,” ujarnya.

Tim PPM PSDKU menerapkan metode pendekatan individual dan kelompok secara formal dan informal kepada mitra UMKM dalam menyampaikan informasi teknologi tepat guna yang dapat mengatasi masalah mereka. “Kami juga memberikan bantuan peralatan teknologi tepat guna, berupa mesin countinous band sealer dan deep frier. Serta, pelatihan mengoperasikan alat produk olahan ikan, alat kemasan, maupun desain kemasan produk,” katanya.

Kegiatan turut dihadiri Ketua dan anggota kelompok UMKM ACI, Kades Pedalaman, Perwakilan Mitra Binaan PT. Ica, serta Tim Jurusan Teknik Mesin Polnep Kampus Pontianak dan Sanggau.

Ady berharap, PPM tersebut dapat menginformasikan keterlibatan Jurusan Teknik Mesin PSDKU Polnep dalam menghasilkan alat teknologi tepat guna yang dapat langsung digunakan masyarakat meningkatkan produksivitas mereka. “Ini turut meningkatkan pendapatan masyarakat terdampak pandemi. Kedepan, kami terus berinovasi menciptakan alat teknologi tepat guna, agar vokasi kuat, menguatkan Indonesia segera terwujud,” tutupnya. (ser)

Bagikan Berita

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Berita Populer

Berita Terbaru